Makan Dengan Tangan di Indonesia

MAKALAH

Ilmu Budaya Dasar

"Makan Dengan Tangan di Indonesia"


Dibuat Oleh : 

Abiyu Daniswara ( 50415043 ) 

Kelas 1IA08

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

Dosen : Edi Fakhri


Kata Pengantar
  Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik, serta hidayah-Nya sehingga saya dapat menyusun Tugas Ilmu Budaya Dasar ini dengan baik dan tepat waktu.
            Seperti yang kita ketahui, mudik sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia (Muslim) ketika lebaran tiba, yang diadakan setahun sekali.
            Tugas ini saya buat untuk memberikan  penjelasan tentang tradisi mudik, sebab akibat mudik dan beberapa tradisi pengikutnya.
            Saya menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam menyusun  makalah ini. Oleh karena itu,  kritik dan saran yang sifatnya membangun sangat saya harapkan guna kesempurnaan makalah ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada Dosen mata kuliah Ilmu Budaya Dasar, Bapak Edi Fakhri.
            Atas perhatian dan waktu Bapak, saya sampaikan banyak terima kasih.

            Budaya menurut kamus Wikipedia adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Entah itu budaya yang sifatnya negative untuk diri sendiri atau positif pribadi. Dari banyak budaya di Indonesia, yang akan dibahas di makalah ini adalah makan menggunakan tangan. Makan dengan tangan di Indonesia merupakan suatu budaya karna ini adalah suatu kegiatan yang dilakukan turun menurun. Dari anak – anak yang dulu selalu disuapi oleh orang tuanya begitu pula sebaliknya. Entah makan yang berjenis berat seperti nasi sampai yang ringan seperti kue. Kegiatan ini berkembang tidak hanya di daerah terpencil saja, melainkan di ibu kota Jakarta saja banyak yang melakukan kegiatan ini.

            Makan menggunakan tangan sudah ada sejak zaman islam yaitu zaman khalifah Nabi Muhammad SAW. Beliau selalu makan menggunakan tangan kanan dan menjilati jari-jari tersebut sebelum dibersihkan. Sejak saat itulah, makan menggunakan tangan kanan dijadikan sunnah untuk dijlankan oleh orang islam.

           Semakin berjalannya waktu, peneliti mendapatkan bahwa apa yang kita lakukan sebelum makan menggunakan tangan, terdapat bakteri yang hinggap di tangan kita. Ini dikarnakan manusia memiliki aktivitas yang selalu menggunakan jari-jari di setiap sentuhannya.

            Bakteri yang hinggap di benda setelah di pegang oleh manusia saat beraktivitas berpindah tempat ke jari-jari. Manusia terkadang lupa dengan apa yang mereka kerjakan sehingga tanpa sadar, saat mereka makan, bakteri itu pun berpindah dari tangan ke makanan dan mereka makan tanpa mencuci tangan.

           Dalam islam juga kita dianjurkan agar tidak makan menggunakan tangan kiri karna selain bakteri yang lebih banyak, bisa juga menyebabkan setan masuk ke tubuh kita. Setan yang masuk ke dalam tubuh ini dapat memepengaruhi keadaan sifat kita untuk bersosialisasi dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Di sisi lain, terdapat pula sisi positif dari makan menggunakan tanga yaitu,
  1. Tangan kita menjadi lebih peka terhadap bakteri yang ada
  2. Otak dapat merespon cepat. Ini dikarnakan adanya syaraf langsung dari tangan yang    terhubung ke otak
  3. Agar perasaan kita lebih bisa menikmati makanan langsung disbanding dengan menggunakan sendok.


Kesimpulan :
Budaya makan menggunakan tangan termasuk budaya yang berada di tengah ( ada negative dan positifnya ). Tetapi budaya itu akan menjadi salah jika kita menjadikannya budaya yang negative tanpa tahu kandungan yang bisa menguntungkan bagi kita.

               


Comments

Popular posts from this blog

NEW MEDIA APLIKASI

Implementasi komputasi di bidang Matematika

PENDIDIKAN KARAKTER DI ERA GLOBALISASI