Makan Dengan Tangan di Indonesia
MAKALAH
Ilmu Budaya Dasar
"Makan Dengan Tangan di Indonesia"
Dibuat Oleh :
Abiyu Daniswara ( 50415043 )
Kelas 1IA08
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
Dosen : Edi Fakhri
Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik, serta hidayah-Nya sehingga saya dapat menyusun Tugas Ilmu Budaya Dasar ini dengan baik dan tepat waktu.
Seperti yang kita ketahui, mudik sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia (Muslim) ketika lebaran tiba, yang diadakan setahun sekali.
Tugas ini saya buat untuk memberikan penjelasan tentang tradisi mudik, sebab akibat mudik dan beberapa tradisi pengikutnya.
Saya menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam menyusun makalah ini. Oleh karena itu, kritik dan saran yang sifatnya membangun sangat saya harapkan guna kesempurnaan makalah ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada Dosen mata kuliah Ilmu Budaya Dasar, Bapak Edi Fakhri.
Atas perhatian dan waktu Bapak, saya sampaikan banyak terima kasih.
Makan menggunakan tangan
sudah ada sejak zaman islam yaitu zaman khalifah Nabi Muhammad SAW. Beliau
selalu makan menggunakan tangan kanan dan menjilati jari-jari tersebut sebelum
dibersihkan. Sejak saat itulah, makan menggunakan tangan kanan dijadikan sunnah
untuk dijlankan oleh orang islam.
Semakin berjalannya waktu,
peneliti mendapatkan bahwa apa yang kita lakukan sebelum makan menggunakan
tangan, terdapat bakteri yang hinggap di tangan kita. Ini dikarnakan manusia
memiliki aktivitas yang selalu menggunakan jari-jari di setiap sentuhannya.
Bakteri yang hinggap di
benda setelah di pegang oleh manusia saat beraktivitas berpindah tempat ke
jari-jari. Manusia terkadang lupa dengan apa yang mereka kerjakan sehingga
tanpa sadar, saat mereka makan, bakteri itu pun berpindah dari tangan ke
makanan dan mereka makan tanpa mencuci tangan.
Dalam islam juga kita
dianjurkan agar tidak makan menggunakan tangan kiri karna selain bakteri yang
lebih banyak, bisa juga menyebabkan setan masuk ke tubuh kita. Setan yang masuk
ke dalam tubuh ini dapat memepengaruhi keadaan sifat kita untuk bersosialisasi
dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Di sisi lain, terdapat pula
sisi positif dari makan menggunakan tanga yaitu,
- Tangan kita menjadi lebih peka terhadap bakteri yang ada
- Otak dapat merespon cepat. Ini dikarnakan adanya syaraf langsung dari tangan yang terhubung ke otak
- Agar perasaan kita lebih bisa menikmati makanan langsung disbanding dengan menggunakan sendok.
Kesimpulan :
Budaya
makan menggunakan tangan termasuk budaya yang berada di tengah ( ada negative dan
positifnya ). Tetapi budaya itu akan menjadi salah jika kita menjadikannya
budaya yang negative tanpa tahu kandungan yang bisa menguntungkan bagi kita.

Comments
Post a Comment