Definisi Web Science
A.
Pengertian Web Science
Web adalah
kumpulan halaman yang dapat menampilkan informasi berupa gambar, animasi,
tulisan, suara maupun gabungan dari keseluruhannya. Web juga ada yang bersifat
statis dan dinamis untuk membentuk rangkaian yang berkaitan dan dihubungkan
dengan banyak link.
Science adalah
sebuah pengetahuan yang berupa informasi lisan atau tulisan dan digunakan untuk
penelitian ilmiah suatu individu atau kelompok. Jika disatukan, maka Web
Science adalah ilmu pengetahuan untuk menyampaikan informasi dan ditampilkan
berupa gambar, animasi, tulisan dan suara di internet.
B.
Hypertext ( Pre Web )
Hypertext
adalah text yang digunakan untuk menghubungkan dokumen lain atau informasi
lain. Pada link dalam konten hypertext apabila di klik, maka akan melompat ke
konten yang berbeda. Hypertext sudah ada sejak tahun 1960-an. Web seperti
ensiklopedia dan kamus telah lama dalam definisi mereka. Istilah hypertext
telah digunakan mereka dan mempunyai arti serta memudahkan untuk lebih
mengetahui topik atau kata-kata tertentu.
C.
Web 1.0 , 2.0 dan 3.0
Web 1.0
merupakan teknologi Web generasi pertama yang merupana revolusi baru di dunia
internet dikarnakan telah mengubah cara kerja dunia industri dan media. Web ini
secara umum digunakan untuk pengembangan informasi dan bersifat read-only atau
hanya dibaca.
Ciri-ciri
Web 1.0 adalah :
1.
Merupakan web statis,
2. Desain
murni html, jadi pengguna tidak dapat berinteraksi,
3.
Komunikasi satu arah ( form-form yang dikirim melalui e-mail ).
Web 2.0
merupakan versi baru dari web 1.0, namun istilah ini tidak mengacu kepada
pembaruan spesifikasi teknis World Wide Web, tetapi lebih kepada bagaimana cara
si pengembang sistem di dalam menggunakan platform web.
Ciri-ciri
Web 2.0 adalah :
1. Web
sebagai platform,
2. Data
sebagai pengendali utama,
3. Mudah
digunakan dan diadopsi oleh user.
Web 3.0
adalah generasi ketiga dari layanan internet berbasis Web. Konsep ini
dikenalkan pertama kali pada tahun 2001, saat Tim Barners-Lee, menulis sebuah
artikel ilmiah yang menggambarkan Web 3.0 sebagai sebuah sarana bagi mesin untuk
membaca halaman-halaman Web. Web 3.0 berhubungan dengan konsep Web Semantik,
yang memungkinkan isi web dinikmati tidak hanya dalam bahasa asli penguna,
tetapi juga dalam bentuk format yang bisa diakses oleh agen-agen software.
D.
Dampak Sosial dan Ekonomi Web
Dampak positif sosial dan ekonomi.
Sosial :
1. Bisa dipakai untuk berkomunikasi,
2. Bisa digunakan untuk menunjukan
karya kita kepada orang lain,
3. Bisa memberi komentar terhadap
informasi yang didapat.
Ekonomi :
1. Bisa digunakan untuk transaksi
jual beli,
2. Bisa digunakan untuk mengecek
pengiriman barang,
3. Bisa digunakan sebagai media
periklanan suatu produk.
Dampak negatif sosial dan ekonomi.
Sosial :
1. Cyber Bullying,
2. Pencemaran nama baik.
Ekonomi :
1. Penipuan kartu kredit bank,
2. Penipuan pembelian barang.
E.
Web Science dan metodologi Web Science
Web
Science merupakan kajian sains dari Web. Ketika Web telah bergerak ke ranah
ilmu, maka pertanyaan mendasar adalah bagaimana keilmuan ini melakukan
metodologi. Bagaimana peneliti atau engineer melakukan pendekatan terhadap Web
untuk pemahaman dan relasinya dengan domain sosial secara luas dan inovasi apa
yang dapat dilakukan.
Berbagai penelitian yang berlangsung saat ini melakukan
pengembangan pada metodologi pemetaan (mapping) dan graph pada struktur Web
dengan sampling sebagai kunci utamanya [Leung, 2001]. Sebagai contoh laporan
riset [Fetterly, 2004] menyatakan bahwa 27% dari web di Jerman (.de) melakukan
perubahan setiap minggu. Model lain adalah metodologi model analisis yang
mengkombinasikan data empiris yang digunakan untuk melakukan determinasi probabilitas.
Metodologi pada Web Science akan dipengaruhi oleh perekayasaan yang berlatar
belakang industri maupun peneliti akademisi.
Sumber :

Comments
Post a Comment